Ganjar Pranowo Inginkan 100 Persen Mal Pelayanan Publik di Jawa Tengah

Sedang Trending 5 bulan yang lalu
Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo inginkan mal pelayanan publik (MPP) 100 di Jawa Tengah. (foto: Diskominfo Jawa Tengah)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo buat terobosan mal pelayanan publik

JAKARTA, RADARPEKALONGAN.ID – Terobosan brilian muncul lagi dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Kali ini dia mentargetkan kota dan kabupaten di Jawa Tengah 100 persen mempunyai mal pelayanan public (MPP).

Seperti apa MPP itu? Yang pasti layanan kepada masyarakat dipusatkan di suatu tempat. Tidak perlu masuk ke satu instansi kemudian keluar instansi untuk melanjutkan proses perijinan alias meminta surat.

Ibarat sebuah mal, di sebuah tempat pengunjung bisa berbelanja sesuai dengan kebutuhannya. Dan ketika keluar urusan belanjanya sudah selesai, dan tidak perlu mencari mal nan lain.

Ini betul-betul sebuah langkah untuk memudahkan masyarakat dalam memproses kebutuhannya nan ada kaitannya dengan pemerintah.

Puluhan tahun nan lampau sebelum reformasi, pemerintah seakan mempersulit proses ketika masyarakat memerlukan surat-surat alias apapun nan ada kaitannya dengan pemerintah. Sekarang pemerintah menggunakan prinsip korporasi.

Sampai sekarang sudah ada 21 MPP di Jawa Tengah ditambah mal pelayanan publik milik pemerintah provinsi Jawa Tengah.

Di Istana Wakil Presiden, Senin tanggal 5 Desember tahun 2022, Ganjar Pranowo menghadiri peresmian 26 MPP oleh Men-PAN-RB.

Di Indonesia ada 103 MPP dan 22 berada di Jateng. Ada 13 Kabupaten dan Kota 13 kabupaten/kota di Jateng belum mempunyai mal pelayanan publik.

Kualitas layanan bakal semakin baik dengan adanya mal pelayanan publik. Maksimalkan keberadaannya.

Ganjar berambisi ke depan bisa 100 persen mal pelayanan publik. Artinya, komplit sudah setiap kabupaten dan kota di Jawa Tengah mempunyai MPP ini.

Di Jawa Tengah sudah ada MPP di Cilacap, Rembang, Brebes, Klaten, Grobogan, Banyumas, Purworejo, Kebumen, Blora, Pati, Jepara, Kudus, Kendal, Kota Semarang, Kota Magelang, Kota Salatiga, Karanganyar, Kota Surakarta, Sragen, Sukoharjo, Boyolali.

Sementara itu, KH K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Presiden RI menyampaikan lima perihal agar mengembangkan MPP. Dan nan agar terpenting adalah agar kualitas layanannya semakin membaik.

Pertama, untuk Gubernur, Bupati dan Sekda agar memliki komitmen kuat untuk mengintegrasikan semua layanan di organisasi perangkat daerah (OPD) di MPP.

Kedua, untuk bupati dan walikota agar mengintegrasikan layanan OPD dalam satu kesatuan terintegrasi MPP nan telah dibangun. 

Ketiga,  Kemen PAN-RB dalam waktu dekat merumuskan dan melaksanakan terobosan MPP melalui platform digital.

Keempat, Kementerian Investasi menyempurnakan Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik dalam One Stop Service (OSS).

Kelima, daerah nan kapabilitas fiskalnya rendah kudu menambah anggaran. Bappenas dan Kementerian Keuangan agar memberikan support anggaran untuk peningkatan kualitas pelayanan publik bagi Pemerintah Daerah. (akr)

Baca Juga:

7 Kiat Meningkatkan Add Value Perpustakaan untuk Dongkrak Minat Baca

Rasa Syukur Dapat Menghindari Musibah dan Azab Allah Swt

Mau Jadi Remaja nan Banyak Teman dan Disukai? Ini 5 Tips jadi Anak Gaul nan Positif

Guru Idaman Wajib Tahu 3 Gaya Belajar Siswa di Bawah Ini