Wah, Aneka Produk Kreatif Luar Daerah Bisa Dinikmati

Sedang Trending 9 bulan yang lalu
IMG 20221201 114620 scaled Tunjukkan produk unggulan Indramayu./(Dwi Fusti HP)

Radarpekalongan.id – Gelaran event Pekan Kreatif Nusantara tidak hanya memamerkan produk Kreatif unik Pekalongan saja. Dalam arena tersebut turut datang karya imajinatif dari beragam lembaga mulai dari Kementrian, BUMN, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, hingga perusahaan start-up nasional.

Salah satunya produk imajinatif inter lokal nan dipamerkan ialah dari Kabupaten Indramayu misalnya. Dalam kesempatan berjamu di stand, nampak beragam macam produk imajinatif dipamerkan mulai dari makanan dan minuman apalagi juga batik unik Indramayu.

“Ini corak partisipasi kami dala rangka menggairahkan kembali kegiatan perekonomian pasca pandemi. Utamanya untuk para UKM dan UKM,” Kata Diskopdagin Kabupaten Indramayu, melalui Kepala bagian perdagangan Muhammad Husein.

Diantara produk unggulan nan dihadirkan Kabupaten Indramayu ialah Olahan dari Mangga Gincu.

“Produk unggulan kami diantaranya nan terkenal ada Mangga Gincu. Berbeda dari daerah lain dilihat dari rasa dan keawetan mangga itu sendiri. Karena mungkin terpengaruh dari kultur dan letak daerah,” katanya.

Olahan dari Mangga Gincu pun variatif mulai dari minuman jus, sirup, rujak, manisan hingga rujak.

Tidak hanya Mangga, kali ini Indramayu juga membawa batik sebagai salah satu produk imajinatif mereka nan dikenal dengan nama batik Complongan.

“Tidak hanya Pekalongan, kami juga ada batik Complongan dimana jadi salah satu produk unggulan kami juga,” lanjutnya.

Seperti diketahui, Batik Complongan merupakan salah satu seni membatik para perajin batik Indramayu sejak jaman dulu. Dimana, istilah Complongan memang berasal dari bahasa Indramayu nan artinya melubangi.

“Kami bawa batik ini sebagai pengenalan saja, bahwa kami juga punya batik. Dimana tentu secara daerah punya karakter unik corak nan berbeda. Disini kami ikut menggairahkan semangat para pengrajin batik di daerah kami,” lanjut Husein.

Bahkan dari segi nilai Batik Complongan unik Indramayu ini dihargai hingga jutaan.

“Dari pengrajin sendiri nilai batik Complongan dari Rp1 jutaan. Tapi kembali lagi ini dalam maksud mengenal kan,” lanjutnya.

Pihaknya berambisi melalui arena ini bisa meningkatkan ekonomi para UMKM. Dan terkhusus untuk Kabupaten Indramayu sendiri. “Melalui event ini juga bisa termotivasi untuk para UMKM kami bahwa produk nya sudah bisa dipasarkan tidak hanya lokal tapi juga secara inter lokal,” tandasnya.(DF)