Wanita yang Diduga Ibu Bayi dalam Karung Sudah Diamankan

Sedang Trending 6 bulan yang lalu
20221129 074942 Penemuan sesosok bayi laki-laki di dalam karung oleh penduduk di semak-semak Jl. Pantai Dewi, Slamaran, Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Selasa, 29 November 2022 awal hari. (Dok. Tangkapan video warga)

PEKALONGAN, Radarpekalongan.id – Kasus penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki terbungkus karung di semak-semak-semak Jl Pantai Dewi, Slamaran, Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, mulai menemukan titik terang.

Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Pekalongan Kota telah mengamankan seorang wanita nan diduga sebagai ibu dari bayi malang itu.

Wanita tersebut diamankan pada Rabu, 30 November 2022 pagi, dan bakal menjalani pemeriksaan oleh petugas.

Hal ini disampaikan Kapolres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi, Rabu siang, 30 November 2022.

“Saya juga baru mendapatkan berita bahwa tadi pagi nan diduga, ini tetap dugaan ya lantaran belum kita lakukan pemeriksaan, nan diduga ibu dari bayi dimaksud, sudah kita amankan, sedang kita dalami,” kata AKBP Wahyu Rohadi.

Kapolres belum bersedia memberikan informasi lebih lanjut mengenai identitas dari wanita tersebut.

Dia juga mengatakan motif dari pembuangan bayi itu belum diketahui lantaran tetap dilakukan pendalaman terhadap nan bersangkutan.

“Motif belum diketahui, tetap kita dalami. Nanti update bakal kita sampaikan,” sambung Kapolres.

Kapolres menambahkan bahwa kondisi bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut dalam kondisi sehat. Saat ini tetap dirawat di RSUD Bendan Kota Pekalongan.

Diberitakan sebelumnya, sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan di Slamaran, Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan pada Selasa awal hari (29/11/2022) sekira pukul 03.00 WIB.

Saat ditemukan, bayi tersebut dalam keadaan hidup. Bayi itu ditemukan di dalam karung berisi beberapa kardus jejak balut susu formula, snack, sejumlah sampah.

Karung berisi bayi dan sampah itu tergeletak di semak-semak di pinggir Jalan Pantai Dewi, RT 03 RW 09 Slamaran, Kelurahan Degayu, Pekalongan Utara.

Ketua RT setempat, Jamiat (40), mengatakan penemuan bayi tersebut berasal ketika ada seorang pencari ikan nan sedang lewat di lokasi. Pencari ikan itu mendengar ada bunyi tangisan bayi.

“Terdengar tangisan bayi, tapi dia agak takut. Jadi dia memanggil salah satu orang lagi untuk mencari lokasinya,” katanya.

Setelah dicek rupanya betul ada bunyi bayi. Suara tangisnya makin jelas dan keras. Asal bunyi dari dalam karung nan ada di semak-semak. “Dicek rupanya memang bayi,” katanya.

Mereka kemudian memanggil lebih banyak warga. Warga mulai berdatangan ke letak dan ikut menyaksikan penemuan itu.Karung itu kemudian digunting oleh salah seorang warga, disaksikan penduduk lainnya.

Setelah karung terbuka, tampak sesosok bayi mungil tanpa sehelai busana sedang bergerak-gerak. Tali pusat alias tali pusarnya pun tetap menempel.

“Tadi dibuka bayinya tetap sehat, sudah dikerubutin semut,” kata Jamiat.

Bayi tersebut kemudian dibawa ke depan rumah salah satu warga. Warga kemudian melaporkan kejadian itu ke personil Bhabinkamtibmas setempat.

Selanjutnya, bayi itu dibawa oleh polisi berbareng penduduk ke RSUD Bendan untuk mendapatkan penanganan dan perawatan.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi, melalui Kapolsek Pekalongan Utara Kompol Joko Hendro mengatakan bayi tersebut sebelumnya ditemukan oleh penduduk sekitar pukul 03.00.

“Telah ditemukan bayi berjenis kelamin laki-laki, panjang 46 centimeter, berat 20,60 ons (2,6 kilogram, red). Telah dilaporkan pada kami, kami bawa berbareng Bhabinkamtibmas, piket penjagagaan, dan saya sendiri. Kami amankan, kami pelihara dulu, dan langsung kami bawa ke RSUD Bendan. Langsung ditangani oleh master nan jaga pada saat itu untuk dirawat,” kata Kompol Joko Hendro, usai memandang kondisi bayi di RSUD Bendan, kemarin.

“Kondisi kesehatan alhamdulillah baik, sehat. Kulitnya bagus. Lahir diperkirakan enam jam lampau (sebelum ditemukan, red),” tambahnya. (way)